Unduh Story Facebook

Simpan story Facebook publik sebagai video atau foto sebelum kedaluwarsa — gratis, tanpa daftar, tanpa watermark.

Apa sebenarnya story Facebook itu

Story adalah foto atau video pendek yang diunggah ke deretan lingkaran di bagian atas aplikasi, tempatnya bertahan tepat 24 jam lalu hilang. Satu fakta itu menjelaskan hampir semua hal tentang menyimpannya. Tidak ada halaman permanen untuk dikunjungi lagi, tidak ada arsip untuk ditelusuri, dan tidak ada kesempatan kedua begitu waktunya habis — kalau Anda ingin salinannya, ambil selagi story-nya masih tayang.

Story hadir dalam dua bentuk dan keduanya bisa disimpan. Story video adalah klip sampai sekitar satu menit, biasanya vertikal, direkam atau diunggah dari ponsel. Story foto adalah satu gambar diam, sering dengan teks, stiker, atau label musik di atasnya. Yang Anda terima adalah berkas aslinya sebagaimana disimpan Facebook, pada resolusi saat diunggah — bukan rekaman layar, dan tanpa tambahan apa pun.

Menemukan tautan sebuah story

Di ponsel, buka story yang Anda mau, ketuk tiga titik di sudut, lalu pilih Salin tautan. Di komputer, buka story-nya dan salin isi bilah alamat. Tautan story berbentuk facebook.com/stories/<angka>/<kode>/, di mana angka pertama menunjukkan pemilik story dan bagian kedua menunjukkan kartu tertentu. Kedua bagian itu penting, jadi salin seluruhnya.

Story dengan beberapa kartu memberi tautan berbeda untuk setiap kartu. Tautan yang Anda salin menunjuk ke kartu yang sedang Anda lihat saat menyalin, jadi kalau ingin tiga kartu, salin dan tempel tiga tautan. Bentuk yang lebih pendek facebook.com/stories/<angka>/ juga diterima dan mengarah ke apa pun yang sedang ditayangkan akun itu.

Jendela 24 jam adalah inti persoalannya

Hampir semua unduhan story yang gagal adalah soal waktu. Berbeda dari unggahan biasa, story tidak diarsipkan di tempat publik mana pun setelah kedaluwarsa — tautannya tidak gagal dengan rapi, ia sekadar berhenti mengarah ke apa pun. Kalau seseorang bercerita tentang sebuah story keesokan paginya, story itu sudah hilang, dan tidak ada alat apa pun yang bisa mengembalikannya. Tidak ada cache, tidak ada cadangan, tidak ada pemulihan.

Sarannya sederhana: kalau Anda melihat story yang ingin disimpan, simpan saat itu juga, bukan nanti. Dua puluh empat jam terdengar lama sampai Anda ingat hitungannya dimulai ketika orang itu mengunggah, bukan ketika Anda melihatnya.

Kenapa sebagian story tidak bisa dibuka

Story mengikuti privasi orang yang mengunggahnya. Story yang dibagikan ke audiens terbatas, diunggah oleh akun privat, atau dibatasi ke daftar teman tertentu tidak bisa dijangkau di sini — sama seperti tidak bisa dijangkau siapa pun yang tidak disertakan orang tersebut. Alat ini tidak meminta Anda masuk akun dan tidak bisa bertindak atas nama Anda, jadi ia melihat apa yang disediakan tautan itu dan tidak lebih.

Penyebab umum lainnya adalah tautan yang terpotong. Alamat story itu panjang dan berakhir dengan kode yang sering ditutup tanda sama dengan; sebagian aplikasi pesan memotongnya saat mengubah alamat menjadi pratinjau. Selalu tempel dari Salin tautan, bukan dari gelembung pesan, kalau tautannya terlihat lebih pendek dari seharusnya.

Kualitas dan bentuk berkas yang tersimpan

Story direkam di ponsel dan diunggah lewat aplikasi, jadi bentuknya vertikal, biasanya 1080×1920 atau mendekati itu, dan jarang lebih dari semenit. Itu membuatnya kecil: satu story video penuh biasanya hanya beberapa megabita, bukan puluhan seperti video biasa. Story foto lebih kecil lagi.

Anda menerima berkas pada kualitas saat diunggah, dan itulah batas atasnya. Kalau sebuah story terlihat buram, memang begitu cara merekamnya atau begitu aplikasi memampatkannya saat diunggah — tidak ada pengunduh yang bisa menambahkan detail yang tidak pernah ada, dan apa pun yang mengaku bisa mempertajam story sedang mengarang piksel, bukan memulihkannya.

Menyimpan story milik orang lain

Story, secara rancangan, adalah hal paling santai di platform ini. Orang mengunggahnya justru karena ia menghilang, dan harapan itu layak dihormati meskipun formatnya membuat penyimpanan jadi mudah. Menyimpan salinan story Anda sendiri, atau story yang diminta teman untuk Anda simpan, itu wajar. Mengunggah ulang story orang lain tanpa bertanya tidak wajar, dan itu jenis hal yang merusak pertemanan lebih cepat daripada berujung pada klaim hak cipta.

Kalau Anda menyimpan story untuk sesuatu yang lebih publik daripada galeri sendiri, tanyakan dulu. Hampir semua orang mengiyakan kalau ditanya dan diberi kredit, dan itu cuma memakan satu pesan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengunduh story Facebook?

Buka story-nya, ketuk tiga titik, pilih Salin tautan, lalu tempel di kotak di atas dan tekan Unduh. Tautannya berbentuk facebook.com/stories/<angka>/<kode>/ — salin seluruhnya.

Berapa lama waktu saya sebelum story hilang?

Dua puluh empat jam sejak diunggah, bukan sejak Anda melihatnya. Setelah kedaluwarsa tidak ada arsip maupun cache di mana pun, baik di sini maupun di Facebook. Kalau ingin menyimpan sebuah story, simpan selagi masih tayang.

Apakah story foto juga bisa disimpan?

Bisa. Keduanya didukung dan sama-sama kembali sebagai berkas asli pada resolusi saat diunggah — bukan rekaman layar, dan tanpa watermark tambahan.

Kenapa tautan story saya tidak berfungsi?

Dua penyebab umum. Story-nya sudah kedaluwarsa — ini yang paling sering. Atau tautannya terpotong: alamat story sering berakhir dengan tanda sama dengan yang dipotong sebagian aplikasi pesan saat membuat pratinjau, jadi tempel dari Salin tautan, bukan dari pesan.

Apakah orangnya tahu saya menyimpan story-nya?

Alat ini tidak mengirim apa pun kepada mereka. Facebook memang menunjukkan kepada pemilik story siapa saja yang menontonnya, jadi menonton sebelum menyalin tautan terlihat seperti biasa — tetapi unduhannya sendiri tidak dilaporkan.